Yuk, Bunda, Latih Balita untuk Tidak Ngompol Sejak Dini!

Kala si kecil masih sering ngompol, pasti jadi hal yang cukup merepotkan bagi sebagian besar orang tua, ya, Bunda? Meski begitu, sebenarnya mengompol merupakan tahapan perkembangan anak yang terbilang normal. Hal ini sangat wajar dialami oleh anak-anak, terlebih bayi dan balita. Sebab, pada usia ini kemampuan mengontrol kantung kemih belum berkembang dengan sempurna, sehingga masih perlu dilatih. Nah, untuk itu, yuk, ajari buah hati untuk tidak ngompol sejak dini, Bunda. Simak tipsnya berikut, ya!

Membangun kebiasaan buang air kecil sebelum tidur

Setiap hari sebelum pergi ke tempat tidur, coba ajak balita untuk melakukan beberapa rutinitas kecil, Bunda. Mulai dari cuci muka, gosok gigi, dan tidak ketinggalan buang air kecil. Lakukan ini secara rutin, ya, agar anak menjadi terbiasa. Kebiasaan buang air kecil sebelum tidur akan membuat tidurnya lebih nyaman dan mengurangi kemungkinan ngompol saat malam.

Atur asupan cairan si kecil

Cara lain yang bisa Bunda lakukan untuk mengurangi kebiasaan ngompol pada balita, yaitu mengatur asupan cairan. Terlalu banyak minum sebelum waktu tidur akan meningkatkan kemungkinan mengompol. Jadi, sebisa mungkin batasi konsumsi minuman di malam hari, ya, terlebih minuman berkafein, seperti susu cokelat dan teh. Pasalnya, jenis minuman ini malah akan membuatnya semakin ingin buang air kecil. Jangan khawatir, anak tetap bisa minum di pagi dan siang hari, kok, Bunda, bagaimana pun asupan cairan hariannya harus tetap terpenuhi.

Menerapkan toilet training

Toilet training balita
Sumber: verywellfamily.com

Tahukah Bunda apa itu toilet training? Ya, toilet training merupakan istilah dalam melatih balita untuk buang air di kamar mandi, baik itu buang air kecil maupun buang air besar. Untuk memulainya, Bunda bisa menggunakan pispot kecil atau bisa juga langsung dilakukan di kamar mandi. Nah, dengan menerapkan toilet training ini secara rutin bisa menjadi alternatif guna mengurangi kebiasaan ngompol anak sejak dini. Perlahan si kecil akan dapat menahan keinginan buang airnya karena ia tahu buang air harus dilakukan di tempat yang tepat.

Ajarkan untuk bicara saat ingin buang air kecil

Terkadang, mengompol disebabkan karena anak tidak terbiasa untuk bicara saat ia merasa ingin buang air kecil, Bunda. Oleh karena itu, coba sampaikan padanya untuk memberi tahu Bunda setiap kali ia ingin pipis. Dengan begitu, Bunda bisa langsung membawanya ke kamar mandi. Kebiasaan ngompol pada balita pun bisa dikurangi.

Jangan memarahi anak, ya, Bunda

Semua langkah di atas sudah Bunda coba, tapi si kecil masih sering ngompol? Tahan, jangan langsung memarahi anak, ya, apalagi sampai membandingkannya dengan balita yang lain. Pasalnya, setiap anak punya waktu yang berbeda untuk belajar dan membiasakan diri. Alih-alih memarahi dan memberi hukuman, Bunda bisa memberikannya dukungan agar ia lebih termotivasi.

Selain beberapa tips tadi, tidak ada salahnya jika Bunda mulai membiasakannya untuk tidur tanpa popok di malam hari. Agar kasur tidak basah dan lembap, Bunda bisa memberikan perlak berlapis kain sebagai alas. Atau, Bunda juga bisa menggunakan sprei anti air atau sprei anti ompol supaya ompolnya tadi tidak merembes sampai kasur.

 

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons