Supaya Hemat, Ini Dia Tips Membeli Popok Bayi, Bunda

Memiliki buah hati artinya Bunda harus siap untuk mengeluarkan uang lebih setiap bulannya. Hal ini karena kini Bunda memiliki tambahan kebutuhan bayi, mulai dari pakaian, selimut, sampai popok yang perlu dipenuhi. Selain beragam, dana yang dibutuhkan terbilang cukup besar, apalagi untuk popok bayi. Coba dibayangkan Bunda, dalam sehari popok perlu diganti setiap 2 sampai 3 jam sekali. Lalu, kira-kira berapa banyak popok yang dibutuhkan oleh si kecil setiap minggu dan setiap bulannya? Pasti banyak, bukan? Nah, agar hemat dan nggak menguras kantong, simak tips membeli popok bayi berikut ini, yuk!

Mau mencoba beragam merek

Bunda, nggak setiap saat ada promo untuk merek popok bayi yang Bunda suka. Bisa jadi bulan ini ada sale, tapi bulan depannya nggak ada dan baru ada lagi beberapa bulan ke depan. Kalau sudah begitu, ada baiknya jika Bunda nggak terpaku pada merek yang itu-itu saja. Bunda bisa mencoba merek popok lain yang sedang promo. Nggak ada salahnya kok,  selama popok tersebut cocok dan tidak membuat bayi alergi.

Jangan langsung beli banyak

Dalam membeli popok bayi, terkadang Bunda harus melakukan trial and error sampai menemukan pilihan popok yang paling sesuai. Merek A mungkin murah, tapi membuat kulit bayi jadi merah-merah. Sementara merek B tidak membuat bayi alergi, tapi cepat bocor meski sudah diganti berulang kali. Nah, sebelum Bunda mendapatkan popok yang cocok, ingat untuk tidak membeli dalam jumlah banyak dulu. Beli 1 merek popok bayi sebagai percobaan, jika puas barulah Bunda bisa membeli dalam jumlah banyak agar lebih hemat.

Pertimbangkan, popok kain atau sekali pakai

Popok bayi sekali pakai
Sumber: parenting.orami.co.id

Saat ini, popok bayi tersedia dalam beragam pilihan, Bunda. Ada popok kain, ada juga popok sekali pakai. Keduanya punya kelebihan dan kekurangan masing-masing, tinggal cari yang paling sesuai dengan kebutuhan buah hati. Popok kain umumnya lebih murah daripada popok sekali pakai. Namun, jenis popok ini cenderung tidak praktis karena harus sering diganti. Popok kain juga memiliki kemungkinan bocor lebih tinggi karena daya serapnya tidak sebaik popok sekali pakai. Bunda jadi harus menyiasatinya dengan menggunakan alas perlak atau sprei waterproof agar ompol tidak merusak kasur. Sedangkan popok sekali pakai lebih praktis dan tidak mudah bocor, meskipun harganya lebih mahal, Bunda.

Sesuaikan dengan kebutuhan bayi

Dalam memilih popok, tentu harga menjadi satu hal yang perlu diperhatikan. Namun, jangan sampai tergiur promo dan iklan saja, lalu mengabaikan kebutuhan bayi, ya Perhatikan apa yang sebenarnya diperlukan oleh Bunda dan si kecil. Cari produk dengan harga terjangkau dan memiliki kualitas baik, sehingga popok tetap nyaman saat digunakan. Cek juga apakah popok tadi membuatnya iritasi? Jika ya, segera beralih ke merek yang lain, Bunda. Bagaimanapun kenyamanan buah hati tetap menjadi prioritas nomor satu, bukan?

Manfaatkan diskon online

Di zaman yang sudah maju seperti saat ini, belanja online seringkali jadi pilihan. Nggak hanya mudah, tapi Bunda juga bisa mendapatkan beragam diskon dan promo menarik. Deretan promo tadi bisa Bunda manfaatkan untuk membeli kebutuhan buah hati, seperti popok bayi. Dengan begitu, pengeluaran tiap bulan jadi lebih hemat, Bunda!

Nah, kira-kira seperti itulah tips membeli popok bayi agar lebih hemat. Jangan lupa diterapkan ya, Bunda! Ingat juga untuk selalu menyisihkan uang secara rutin untuk popok dan keperluan bayi yang lain. Hal ini akan memudahkan sekaligus membuat Bunda lebih siap, jika sewaktu-waktu dana diperlukan.

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons