Kamar Anak Bebas Debu dan Tungau dengan Cara Ini, Bunda. Lihat, Yuk!

Debu dan tungau merupakan dua hal yang sering memicu alergi, Bunda. Tidak hanya pada orang dewasa saja, tapi juga pada anak-anak. Biasanya alergi ini ditandai dengan hidung tersumbat, mata berair, bersin, serta batuk. Nah, Bunda perlu memberikan perhatian khusus pada kebersihan lingkungan rumah, terutama kamar anak. Sebab, alergi anak pada debu dan tungau ini dapat berlangsung sepanjang tahun, Bunda, apabila tidak ada langkah pencegahan yang dilakukan. Berikut beberapa cara efektif yang bisa Bunda ikuti, agar kamar si kecil terbebas dari debu dan tungau penyebab alergi. Dicatat, ya!  

Pilih furnitur yang sederhana

Jika anak memiliki riwayat alergi, khususnya alergi debu dan tungau, sebaiknya pilih furnitur untuk kamar anak dengan desain yang sederhana saja, ya, Bunda. Hindari furnitur dengan bentuk yang terlalu rumit, seperti lemari dan meja yang memiliki banyak ukiran di tiap sisinya. Mungkin furnitur tadi terlihat lebih cantik, tapi Bunda akan kesulitan saat harus membersihkannya. Alhasil, debu dan kotoran malah semakin menumpuk dan bisa memicu alergi si kecil.

Memperhatikan kebersihan sprei dan kasur

Tahukah Bunda jika tungau senang bersembunyi di tempat lembap, apalagi di kasur yang kondisinya kurang bersih? Ya, itulah mengapa, menjaga kebersihan sprei dan kasur sangat penting, terlebih mengingat kondisi buah hati yang memiliki masalah alergi. Sebisa mungkin cuci sprei yang ada pada kamar anak secara berkala, ya. Jangan lupa gunakan air hangat saat merendamnya, Bunda. Atau cara lain yang paling efektif yaitu mengganti sprei yang Bunda miliki dengan sprei waterproof karakter. Sprei ini didesain secara khusus agar mudah dibersihkan dan mencegah tungau kembali lagi.

Perhatikan mainan anak

Bersihkan mainan di kamar anak
Sumber: parenting.firstcry.com

Anak-anak memang identik dengan mainan, Bunda. Nah, untuk mainan ini sebaiknya Bunda memberikan perhatian ekstra, ya, terutama jika ingin anak bebas dari alergi Jangan simpan mainan di tempat sembarangan! Kalau tidak, debu akan mudah sekali menumpuk. Sebaiknya, siapkan kotak khusus yang memiliki tutup untuk tempat mainan tadi. Bunda juga perlu membersihkannya secara rutin. Gunakan cairan pembersih khusus supaya mainan kesayangan anak terbebas dari bakteri dan bahan kimia berbahaya.

Bersihkan karpet

Karpet pada kamar anak penderita alergi memang tidak disarankan. Hal ini tidak lain karena karpet berpotensi menjadi sarang debu dan tungau, Bunda. Namun, apabila ada, Bunda perlu mengeluarkan usaha ekstra dalam menjaga kebersihannya. Cuci dan bersihkan karpet secara rutin dengan vakum. Tidak lupa jemur di bawah sinar matahari, ya. Hindari juga pemasangan karpet yang menutupi seluruh area lantai karena akan sulit untuk dibersihkan.

Pastikan sirkulasi udara dan cahaya baik

Seperti yang Bunda tahu, ruangan yang lembap merupakan tempat tinggal favorit bagi tungau. Oleh karena itu, pastikan kondisi kamar anak tidak tertutup dan memiliki jendela agar kamar mendapatkan sinar matahari yang cukup setiap harinya. Di samping itu, adanya jendela dapat membuat pergerakan udara menjadi lebih lancar, Bunda. Udara segar dari luar bisa masuk dan menggantikan udara di dalam kamar. Sirkulasi udara ini penting, lho, terutama bagi penderita asma dan alergi. Jika kamar anak memiliki AC atau pendingin ruangan, ingat untuk mengganti filternya secara rutin, ya.

Untuk kamar anak yang tidak memiliki lubang ventilasi, jangan khawatir. Bunda bisa menyiasatinya dengan penggunaan air purifier. Alat ini dapat menyaring udara sehingga udara di dalam kamar bisa kembali bersih.

Nah, itulah tadi cara efektifnya, Bunda. Bunda bisa coba terapkan tips tadi di rumah! Ingat, meski debu dan tungau ini tidak bisa Bunda lihat, bukan berarti mereka tidak ada, ya!

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons