Jangan Sampai Salah, Ini Dia Tips Membeli Matras Bayi, Bunda!

Merawat buah hati bukan perkara yang mudah. Bunda haruslah memerhatikan setiap kebutuhannya, mulai dari ASI, makanan yang dikonsumsi hingga matras tempat ia tidur. Nah, untuk matras ini, Bunda jangan asal pilih saja, ya. Apalagi mengingat di awal usianya, bayi masih menghabiskan banyak waktu untuk berbaring dan tidur, tidak seperti orang dewasa. Itulah mengapa kenyamanan serta keamanan perlu menjadi prioritas utama. Supaya nggak salah beli, yuk, simak beberapa tips berikut ini dalam memilih matras bayi, Bunda.

Beli ukuran yang sesuai

Bunda, biasanya matras bayi diletakkan di dalam boks atau baby crib. Namun, ternyata tidak semua boks bayi memiliki ukuran yang sama, lho. Ada boks yang ukurannya 60 x 90 cm, ada juga boks yang berukuran 70 x 120 cm. Untuk itu, penting bagi Bunda memilih matras dengan ukuran yang paling pas. Kalau bisa, usahakan tidak ada celah yang tersisa. Hal ini agar si kecil lebih nyaman serta mengurangi resiko cedera saat tidur.

Pilih bahan yang mudah dicuci

Bayi baru lahir
Sumber: parenting.firstcry.com

Matras bayi bisa saja kotor karena keringat, popok yang bocor, ataupun terkena tumpahan susu. Kalau sudah begitu, Bunda harus segera mencucinya agar bisa langsung dipakai lagi. Nah, untuk meringankan tugas Bunda di rumah, pilih matras dengan bahan polyester, ya. Bahan ini praktis karena mudah dicuci serta mudah untuk dikeringkan,  recommended banget, deh! Setelahnya, Bunda bisa melapisi matras dengan perlak, lalu lapisi lagi dengan seprei agar nyaman bagi bayi.

Matras bayi yang mudah dilipat bisa menjadi opsi

Apakah Bunda dan keluarga termasuk yang sering berpergian, baik itu berkunjung ke rumah saudara ataupun pergi berlibur? Jika ya, maka poin ketiga ini penting untuk Bunda perhatikan, terutama dalam memilih matras bayi. Matras yang mudah dilipat tentu akan memudahkan Bunda, si kecil juga bisa tidur nyenyak di mana saja!

Beli yang keras, jangan yang terlalu empuk

Matras bayi yang tepat
Sumber: pregnancymagazine.com

Mungkin sebagian besar dari orang dewasa lebih menyukai matras yang empuk karena nyaman, tapi tidak untuk bayi, Bunda. Alih-alih membeli matras yang empuk, Bunda bisa membeli matras bayi dengan bahan yang sedikit keras. Pasalnya, matras yang terlalu empuk dapat meningkatkan resiko SIDS (Sudden Infant Death Syndrom) atau sindrom kematian bayi mendadak. Jalur pernapasan buah hati bisa saja terhalang ketika ia tidur dalam posisi tengkurap. Duhh, nggak mau kan, Bunda? Jadi, ingat, pilih matras yang keras dan kuat, tapi jangan terlalu keras juga, ya.

Perhatikan kandungan zat kimia

Bunda, sebelum menentukan pilihan matras bayi, usahakan untuk selalu mengecek merek serta sertifikat keamanannya. Lihat apakah matras tersebut memiliki sertifikat keamanan terkait bahan kimia yang digunakan. Sebab, bukan tidak mungkin zat kimia yang ada di dalam matras, menempel dan masuk ke dalam tubuh bayi saat ia tertidur.

Selain beberapa tips di atas, ada hal lain yang tidak boleh Bunda lupakan, nih, yaitu, membeli matras dan ranjang bayi yang baru. Lho, memang kenapa? Alasannya karena pada matras yang berusia lama bisa saja menyimpan zat berbahaya ataupun bakteri yang berkembang pada permukaannya. Zat dan organisme ini tentu dapat mempengaruhi kesehatan buah hati, Bunda.

Wah, sekarang sudah tahu tipsnya, jangan lupa dicatat, ya, supaya Bunda nggak salah beli. Jika matras nyaman, tidur si kecil pun akan semakin berkualitas.

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons