Ingin Ciptakan Kamar Tidur Anak yang Nyaman untuk Si Kecil? Ikut Tipsnya, Yuk, Bunda!

Sejak lahir, si kecil terbiasa tidur bersama dengan Ayah dan Bunda dalam satu kamar. Nah, dengan bertambahnya usia, nggak ada salahnya jika Bunda mulai melatih anak untuk tidur sendiri, terutama saat ia sudah memasuki usia 2 tahun. Namun, tentu hal ini bukanlah hal yang mudah, ya. Sebelum mengajarkan anak untuk tidur sendiri, ada baiknya orang tua mempersiapkan kamar yang akan ia tempati. Berikut beberapa tips menciptakan kamar tidur anak yang nyaman untuk buah hati, Bunda.

Pencahayaan dan sirkulasi udara dalam kamar

Kamar tidur anak yang ideal adalah kamar dengan pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik. Bunda bisa membuat beberapa lubang ventilasi dan jendela, agar pertukaran udara dari dalam dan luar kamar lebih lancar. Bunda juga bisa menambahkan AC, namun pastikan suhu kamar tidak terlalu dingin, ya. Selain itu, pastikan juga kamar mendapatkan cahaya yang cukup, baik dari lampu maupun cahaya alami dari sinar matahari. Untuk lampu, sebaiknya gunakan lampu dengan dimmer agar Bunda mudah mengatur intensitas cahaya sesuai aktivitasnya.

Warna cat yang tepat

Bunda pasti setuju ya, jika warna cat dari suatu ruangan bisa mempengaruhi mood seseorang. Itulah mengapa tidak semua warna bisa digunakan, terutama untuk kamar tidur anak. Alih-alih menggunakan cat dengan warna kuat, warna pastel yang lembut lebih disarankan. Hal ini karena cat berwarna pastel cenderung menangkan dan membuat anak mudah tertidur saat malam. Supaya nggak monoton, Bunda bisa kok, bermain dua warna yang berbeda. Atau bisa juga menambahkan wallpaper supaya kamar terlihat lebih indah.

Tempat penyimpanan barang

Tips menata kamar tidur anak
Sumber: pinterest.com

Barang yang berserakan di mana-mana pasti bikin kamar jadi super berantakan, ya. Kalau sudah begitu, Bunda lah yang biasanya kerepotan karena harus merapikannya setiap saat. Nah untuk itu, Bunda bisa menyiapkan beberapa tempat penyimpanan barang di kamar tidur anak. Agar tidak menghabiskan banyak tempat, furnitur multifungsi, seperti lemari baju yang dilengkapi banyak laci, bisa jadi pilihan. Perhatikan juga sudut dari lemarinya ya, Bunda. Pilih lemari dan laci dengan sudut yang tumpul dan tidak tajam, supaya tidak membahayakan buah hati.

Sisakan ruang untuk anak bermain

Kamar tidur anak tidak hanya bisa digunakan untuk beristirahat, Bunda. Jika masih ada ruang kosong, Bunda bisa menyulapnya menjadi tempat untuk si kecil bermain. Nggak perlu yang besar, kok, yang penting cukup nyaman dan dapat mengakomodir kegiatan bermain anak. Jangan lupa lengkapi dengan karpet kecil dan boks, ya, supaya Bunda mudah saat harus merapikan dan mencari mainannya.

Pilihan tempat tidur

Elemen penting yang tidak boleh dilupakan dari kamar anak, yaitu tempat tidur. Dari semua pilihan tempat tidur yang ada, sebaiknya Bunda memilih tempat tidur dengan desain yang lucu, namun tetap sederhana. Tujuannya tidak lain agar mudah dibersihkan. Pastikan juga tempat tidur tadi memiliki ukuran yang sesuai dengan tubuh si kecil ya, baik panjang maupun tingginya.

Nah, selain tempat tidur, Bunda perlu memperhatikan perlengkapan lain seperti kasur, sprei, dan selimut. Untuk sprei sendiri, Bunda bisa memilih sprei anak karakter dari aisha sprei. Selain motifnya yang lucu, sprei ini waterproof, sehingga mudah dibersihkan serta dapat menjaga kasur tetap kering dan tidak lembap, Bunda.

Itulah tadi tips mendesain kamar tidur anak yang nyaman. Mudah, bukan? Semoga tips tadi bermanfaat dan bisa diterapkan, ya!

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons