Bunda, Ini Dia 5 Manfaat Bersih-Bersih Rumah bagi Ibu Hamil!

Siapa nih di antara Bunda yang selama masa kehamilan jadi semakin rajin membereskan rumah? Jika ya, Bunda nggak sendiri. Pasalnya beberapa dari ibu hamil juga mengalami hal serupa atau yang dikenal dengan istilah nesting. Nesting sendiri merupakan naluri seorang ibu selama hamil dalam mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kehadiran buah hati. Nesting biasanya muncul di awal usia kehamilan 5 bulan dan semakin memuncak di trimester ketiga, Bunda. Nah, nesting ini sebenarnya wajar dan tidak berbahaya, kok, asal dikerjakan sesuai dengan batas kemampuan. Bahkan,  kegiatan bersih-bersih rumah punya banyak manfaat untuk bumil, lho. Penasaran apa saja? Simak ulasannya berikut ya!

Membakar kalori

Dengan membereskan rumah, tentu tubuh jadi banyak bergerak. Nah, selama bergerak artinya ada kalori dalam tubuh yang terbakar, Bunda. Misalnya saja mengepel lantai selama 30 menit akan membakar kalori sekitar 120 (bagi Bunda dengan berat 56 kilogram). Kalau untuk merapikan kasur selama 30 menit setidaknya ada 60 kalori yang terbakar, perlu diingat angka ini untuk Bunda dengan berat badan 56 kilogram, ya. Semakin banyak bergerak, maka semakin banyak pula kalori yang akan terbakar. Supaya lebih semangat, Bunda bisa sambil mendengarkan musik saat bersih-bersih.

Mengurangi stres

Selama masa kehamilan, Bunda menjadi rentan akan stres. Baik itu karena perubahan bentuk tubuh atau karena hal yang lainnya. Untuk mengatasinya, Bunda bisa coba melakukan aktivitas membersihkan rumah. Aktivitas ini dapat menurunkan kadar kecemasan dan stres sampai 20 persen, lho. Kok, bisa? Iya, karena saat membereskan sudut-sudut rumah, di saat yang bersamaan Bunda juga sedang mengaktifkan hormon endorfin. Hormon inilah yang berperan dalam menenangkan pikiran dan mengurangi stres, Bunda.

Meredakan emosi

Nesting selama masa kehamilan
Sumber: essentialbaby.com.au

Bunda, biasanya di masa kehamilan perasaan jadi labil, tidak menentu. Bisa jadi tadi bahagia, sekarang sedih, lalu beberapa menit kemudian berubah marah. Saat emosi sedang sulit dikontrol seperti sekarang ini, tentu rumah jadi tempat yang tepat untuk menenangkan diri, ya? Tapi, apa yang terjadi saat rumah ternyata dalam keadaan berantakan. Barang di mana-mana, lantai kotor, cucian piring menumpuk. Waduh, yang ada Bunda malah tambah emosi! Kalau sudah begini, Bunda harus langsung membersihkan rumah. Menggurutu di awal tidak apa-apa, diteruskan saja. Lama kelamaan pasti emosi Bunda akan mereda karena pikiran yang teralihkan.

Mengurangi gejala alergi

Bunda pasti setuju ya, jika kehamilan membawa banyak perubahan. Tidak hanya perut yang ukurannya semakin membesar, tapi tubuh juga semakin sensitif akan banyak hal. Sebagai contoh, kini Bunda mengalami alergi terhadap hal kecil seperti debu, padahal sebelum hamil Bunda tidak punya riwayat alergi sama sekali. Hal ini wajar dan bisa saja terjadi, Bunda. Solusinya, Bunda bisa membersihkan rumah secara rutin agar terbebas dari debu dan tungau. Atau Bunda bisa coba ganti sprei yang Bunda miliki dengan sprei waterproof yang mudah dibersihkan.

Melancarkan proses persalinan

Membersihkan rumah jadi hal yang baik dilakukan, terutama memasuki trimester akhir kehamilan. Pasalnya, posisi tertentu saat mengepel lantai dapat melatih otot perut, panggul dan punggung, Bunda, yang dapat membantu posisi bayi mendekati jalan lahir. Selain itu, gerakan yang dilakukan saat membersihkan rumah bisa mengurangi rasa sakit saat bersalin dan membuat proses persalinan menjadi lancar.

Jadi, membersihkan rumah bukan larangan untuk ibu hamil, ya. Malah, Bunda bisa mendapat banyak manfaat dengan melakukannya. Namun, perlu diingat, lakukan dengan hati-hati dan jangan sampai Bunda jadi kelelahan. Perhatikan juga beberapa himbauannya, seperti tidak mengangkat barang yang berat dan lainnya.

Leave a Comment

Show Buttons
Hide Buttons